Minggu, 09 Januari 2011

7 Tips Membuat Posting Artikel Blog Anda Dapat Diterima Search Engine

Apa memang benar sulit membuat artikel?

Menurut saya tidak. Atau kalaupun awalnya iya, namun jika kita giat berlatih nantinya akan menjadi terbiasa sehingga tak sulit lagi melakukannya.

Nah, biar lebih paham lagi di bawah ini saya paparkan 7 tips untuk membuat artikel anda dapat diterima search engine. Supaya artikel marketing yang anda buat dapat tampil di halaman depan search engine.


  1. Dalam judul artikel, tempatkan target keyword yang anda bidik. Lebih baik lagi bila berada di bagian awal. Contoh misalkan mas hanif membidik keyword “reseller bisnis”, buat judul misal seperti di berikut: Reseller Bisnis: Bagaimana Menjadi Affiliate yang Sukses
  2. Buat judul yang menarik yang memancing minat pembaca untuk mengklik link artikel anda. Judul artikel yang menarik adalah pintu pembuka bagi anda untuk mendapatkan pengunjung loyal.
  3. Isi artikel harus informatif dan bermanfaat bagi pembaca. Selalu niatkan supaya minimal ada tambahan ilmu atau informasi bermanfaat yang didapatkan pembaca sehabis membaca artikel anda.
  4. Tempatkan kata kunci anda dalam anchor text serta variasikan untuk menghindari dugaan spam keyword di mata search engine.
  5. Panjang artikel perlu anda tentukan sesuai dengan karakter dan gaya blog anda. Secara umum, standar panjang artikel maksimal 500 kata.
  6. Jangan lupa untuk mengecek tata kalimat. Salah huruf atau kata meski kelihatannya sepele tapi punya pengaruh besar dalam kenyamanan membaca. Karenanya sebelum anda yakin untuk memposting artikel tersebut, teliti baik-baik kata dan kalimatnya. Adakah salah kata atau kalimat yang janggal.
  7. Untuk membantu pengecekan tata kalimat secara cepat, pilih browser dalam versi bahasa yang anda pakai. Seperti browser Mozilla yang punya berbagai pilihan bahasa, anda dapat gunakan yang sesuai bahasa artikel yang anda pakai. Kalau anda menulis artikel dalam bahasa Inggris, pakai versi bahasa Inggris. Kalau anda seringnya menulis bahasa Indonesia anda dapat gunakan versi bahasa Indonesia.
Dimohon tinggalkan komentar anda di bawah sini.

7 Tips Mengatasi Sifat Pelupa

Lupa mematikan air kran di kamar mandi, charger ponsel tertinggal di rumah atau lupa janjian dengan rekanan, mungkin sebagian dari hal-hal yang pernah Anda alami selama ini. Sifat pelupa kadang memang membuat semuanya menjadi kacau dan berantakan. Berikut ini 7 Tips mengatasi sifat pelupa Anda:


1. Punya Rencana. Seseorang yang punya sifat pelupa, wajib memiliki daftar untuk menulis semua rencana, termasuk hal-hal kecil sekalipun dan bikin check-list. Misalnya menulis daftar barang belanja yang akan Anda beli. Coret setiap hal yang sudah Anda lakukan. Lama kelamaan, Anda akan terbiasa bikin perencanaan dan tak (cepat) lupa, sehingga hidup Anda lebih terorganisasi.

2. Lebih Rapi. Kacamata tertinggal di kamar mandi, sikat gigi tertingal di rumah saudara dsb. Untuk itu, tempatkan barang-barang pribadi Anda di satu tempat sehingga Anda mudah mengeceknya jika tak ada. Sebaliknya, jangan mencampur semua barang menjadi satu, tempatkan sesuai jenisnya.

3. Jangan Panik. Seringkali pada waktu Anda lupa menaruh barang, Anda justru menjadi semakin panik dan kesal. Perlu Anda ketahui bahwa sikap panik tersebut justru akan membuat Anda semakin lupa. Jadi, sebaiknya Anda perlu menarik nafas dalam-dalam sejenak dan tenangkan diri dulu. Karena di saat santai, Anda akan lebih mudah mengingat.

4. Kembalikan Pada Tempatnya. Karena kesibukan dan keterbatasan waktu yang Anda miliki, kadang Anda sembarangan menaruh barang-barang Anda. Untuk itu, mulai sekarang, biasakan untuk berdisiplin mengembalikan barang pada tempat semula (atau ke pemiliknya, jika Anda meminjamnya), setelah selesai dipergunakan. Dan buat barang-barang milik Anda yang dipinjam, mintalah pada siapa pun yang meminjam buat mengembalikannya di tempat semula.

5. Mengulang. Seringlah mengulang-ulang apa yang hendak diingat aau dihafal. Langka ini membantu memudahkan ingatan dalam memperhatikan hal-hal penting. Misalnya, ulangi dalam hati kalau hari ini Anda harus menelpon klien penting, dsb.

6. Minta Tolong Teman. Masih belum dapat juga menghilangkan sifat pelupa Anda? Coba minta tolong teman atau pacar untuk membantu. Katakan padanya untuk mengingatkan Anda bila bermaksud mengerjakan sesuatu hari ini. Jika teman Anda keberatan, gunakan fasilitas reminder di ponsel. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa otak Anda bekerja seperti halnya harddisk, jadi semakin banyak ruang sisa (freespace) akan semakin cepat kerjanya. Anda bisa membantu kerja otak Anda untuk dengan mengurangi memorynya hanya untuk hal-hal penting saja, sedangkan hal-hal yang tak terlalu penting (nomor telepon, formula perhitungan, jadwal bertemu klien, to-do-list-job) dapat Anda ’serahkan’ kepada organizer yang sekarang bisa berbentuk buku, ponsel, ataupun PDA.

7. Jangan Menunda. Semua poin diatas akan membantu mengatasi sifat pelupa Anda kalau segera dilakukan. Menunda-nunda melakukannya, membuat Anda malah ‘menabung’ permasalahan.

Dimohon tinggalkan komentar anda di bawah sini.


Lima Tips Menulis Skripsi

Skripsi/tesis/disertasi merupakan upaya untuk menuangkan ide tentang masalah berkaitan dengan ilmu yang anda pelajari dalam sebuah karya penulisan. Jadi penilaian dosen pembimbing umumnya berkisar antara ide, proses, tulisan dan cara membawakan ide serta tulisan baik ketika seminar maupun ujian akhir.



1. Menentukan judul sesuai dengan kemampuan
Judul disini dapat diartikan sebagai ide yang mendasari seluruh penulisan skripsi yang anda buat. Ini penting karena umumnya mahasiswa yang saya temui ketika melakukan konsultasi skripsi menemui hambatan karena ketidakmampuan memprediksi sejauh mana kemampuan yang dimiliki. Kemampuan tersebut tak hanya sumber daya manusianya atau istilah kasarnya kemampuan akademis namun juga kemampuan finansial serta waktu. Kemampuan tersebut dapat juga dipengaruhi oleh adanya faktor lain misalkan referensi, alat penunjang dan lain sebagainya. Tak usah termakan omongan orang bahwa judul anda dianggap gampangan karena belum tentu judul yang gampangan tersebut didalam analisisnya juga gampangan. Hal paling penting ya itu tadi ide, proses cara penulisan, dan cara anda membawakan dalam seminar serta ujian akhir. Banyak judul yang kelihatannya sulit namun karena keterbatasan mahasiswa sendiri akhirnya berhenti di tengah jalan atau analisisnya ngawur.
2. Banyak membaca referensi
Selain untuk penyusunan, referensi juga diperlukan bagi anda untuk membangun argumen. Hal ini pula yang mendasari point pertama tentang bagaimana referensi dapat mempengaruhi judul, menentukan kerangka teori/tinjauan pustaka, analisis data serta pembahasan. Semakin banyak referensi yang anda baca maka semakin mudah anda menyusun skripsi. Referensi tak hanya terbatas pada buku namun juga penelitian yang sudah pernah dilakukan sebelumnya bahkan koran, majalah atau melalui internet bisa menjadi alternatif anda mendapatkan referensi.
3. Ketepatan penyusunan isi sesuai dengan bagian-bagian dalam skripsi
Ketidaktepatan penyusunan merupakan salah satu contoh kesalahan yang jamak dilakukan oleh mahasiswa ketika menulis skripsi. Ini didasari oleh kebingungan mahasiswa terhadap apa yang harus disajikan di tiap bagian skripsi. Meskipun dari masing-masing universitas atau fakultas menyediakan buku tuntunan, namun masih banyak saya jumpai kesulitan mahasiswa untuk melakukan penyusunan skripsi ketika melakukan konsultasi. Misal dalam bagian latar belakang masalah maka mahasiswa tak mengetahui bahwa yang disajikan dalam bagian tersebut adalah apa yang mendasari hingga munculnya masalah/ide yang akan anda angkat. Atau dalam rumusan masalah maka merupakan pertanyaan mendasar dari keseluruhan skripsi. Ini merupakan penjelasan-penjelasan dari setiap bagian skripsi dari pengalaman saya ketika melakukan konsultasi (sementara untuk format penyusunan disesuaikan dengan masing-masing fakultas dan universitas):

- Judul merupakan gambaran tentang ide yang anda akan tuangkan dalam skripsi.
- Latar belakang masalah berisikan tentang apa yang mendasari anda sehingga mengangkat ide tersebut
- Rumusan masalah merupakan pertanyaan tentang ide yang akan anda angkat dalam skripsi.
- Kerangka teori/tinjauan pustaka merupakan penjelasan mengenai definisi, aspek, dimensi, serta indikasi tentang variabel yang anda gunakan
- Metode penelitian merupakan alat yang digunakan untuk menjelaskan membantu bagaimana hubungan antar variabel.
- Analisa data merupakan penjelasan mengenai penyajian data beserta hasil hubungan tersebut. Apakah sesuai dengan hipotesa atau justru ditolak. Penolakan atau penerimaan tersebut kemudian dikaji dari kerangka teori atau tinjauan pustaka
- Kesimpulan berisikan jawaban akhir dari rumusan masalah
Selain ketepatan apa yang anda akan tulis pada setiap bagian, maka ketidaktepatan alat analisa, saya juga sering jumpai ketika melakukan konsultasi. Alat analisa atau disebut juga dengan metode analisis data, dimana digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel. Sementara dari hubungan variabel ini akan menunjukkan hipotesa anda, apakah diterima atau ditolak. Misalkan hubungan antar variabel dalam penelitian anda apakah diuji dalam penelitian kuantitaif atau kualitatif. Kemudian berbentuk pengaruh atau hubungan. Ini perlu didefinisikan dengan jelas sehingga hipotesa anda akan terjawab.
4. Membangun mood untuk mengerjakan skripsi
Buat jadwal yang memuat target anda untuk bisa menyelesaikan penyusunan skripsi dan patuhi. Ingat bahwa penilaian dosen juga tergantung kedisiplinan anda dalam proses untuk menyusun skripsi. Banyak cara dapat anda lakukan namun saya umumnya menyarankan mahasiswa untuk “curhat” dengan teman yang sama-sama sedang melakukan penulisan skripsi.
5. Menghadapi Dosen Pembimbing
Masing-masing dosen pembimbing mempunyai karakteristik. Karakteristik dosen ini antara lain akan mempengaruhi bagaimana bentuk penulisan. Mungkin saja yang anda tulis ketika menyusun skripsi ternyata bagi dosen dianggap tak sesuai karena cara penulisan anda berbeda dengan apa yang dipahami oleh dosen. Atau dosen berkeinginan konsultasi hanya dilakukan pada jam serta waktu tertentu karena kesibukan.
Tak ada dosen yang “susah”, killer, dsbnya karena yang ada adalah anda belum memahami karakter si dosen.

Dimohon tinggalkan komentar anda di bawah sini.

 
 
Copyright © 2013 BISNIS-NGEBLOGG - All Rights Reserved
Design By Junaedi Abdillah - Powered By Blogger