Minggu, 22 Agustus 2010

6 Tips Menginstal Linux Dengan USB


Selain Windows, sistem operasi Linux juga dapat dijalankan dari sebuah USB (flash disk). Hanya dalam 5 menit, Anda bisa menginstal Linux dari USB.

Anda dapat menggunakan tools bernama UNetbootin. Untuk dapat menginstal Linux dari flash disk, Anda wajib memiliki flash disk berkapasitas minimal 1GB.

Selain USB, pastikan Anda telah menentukan distribusi Linux yang diinginkan, yaitu: Arch linux, BackTrack, CentOS, CloneZilla, Damn Small Linux, Debian, Dream Linux, Elive, FaunOS, Fedora, Frugalware, Gentoo, Gujin, Kubuntu, Linux Mint, Mandriva, netBSD, NTPasswr, openSUSE, Ophcrack, Parted Magic, PClinuxOS, Puppy Linux, Slax, SliTaZ, Smart Boot Manager, Super Grub Disk, Ubuntu, Xubunu, Zenwalk.

Sebagai contoh, instalasi kali ini menggunakan distro Linux BackTrack 3 dan Ubuntu 8.04.1 LTS, dengan USB Kingstone DataTraveler 2.0 1GB. Berikut ada 6 langkah instalasinya :

  1. Download UNetbootin, simpan pada desktop.


  2. Klik kanan UNetbootin pada desktop, lalu pilih Properties.


  3. Klik tab Permissions, beri tanda centang (v) pada kotak 'Allow executing file as program', lalu klik tombol Close.


  4. Tancapkan terlebih dulu USB ke port komputer. Ini sangat penting karena Anda tak akan bisa menggunakan USB jika menancapkannya sesudah Anda membuka aplikasi UNetbootin.


  5. Selanjutnya, klik dua kali file exe UNetbootin yang sudah di-download tadi, lalu ketikkan password sampai aplikasi UNetbootin terbuka.


  6. Pilih distribusi dan versi Linux yang anda inginkan, lalu pilih tipe instalasi dan klik Ok untuk memulai instalasi.


Selesai! Reboot komputer Anda dan booting-lah dari USB. Kini Anda dapat menggunakan sistem operasi Linux portabel Anda.

Apakah artikel ini membantu anda? Tolong tinggalkan saran/komentar anda di bawah sini.

Ada Beberapa Cara Mengatasi Komputer Yang Gagal Masuk Ke Window

[Gambar 1. Ilustrasi User Gagal Proses Windows]
Menyalakan atau me-restart komputer, tapi komputer hanya menampilkan error pada saat mencoba masuk ke Windows adalah hal yang menjengkelkan. Artikel ini mungkin dapat membantu mengatasinya.

Ketika komputer startup, dan ternyata tak mau masuk ke Windows dengan error seperti 'dll not found' atau mungkin menampilkan 'blue screen' dapat disebabkan oleh banyak hal, antara lain:

  1. Sistem operasi Windows ada file yang secara tak sengaja terhapus

  2. Ada virus, spyware atau trojan yang ikutan 'loading' pada saat komputer startup

  3. Ada file (driver) yang rusak, dan ketika dibaca oleh Windows gagal

  4. Ada kerusakan pada hardware, terutama pada memori komputer atau harddisk

  5. Sistem operasi Windows rusak atau belum selesai diinstalasi

  6. Ada setting BIOS yang di-setting tak benar atau baru diubah


Cara mengecek dan mengatasinya adalah:

  1. Startup dengan menggunakan metode 'safe mode' (tekan F5 ketika komputer pertama kali mau masuk ke Windows, lalu pilih 'safe mode'). Kalau komputer berhasil masuk ke Windows berarti ada 'loading' yang tak bisa dibaca oleh Windows secara benar. Matikan 'loading' tersebut dengan menggunakan perintah 'msconfig' pada bagian startup (panggilnya di start>run>msconfig)

  2. Kalau komputer tak bisa masuk ke Windows, cara termudah yaitu repair Windows. Caranya yaitu masukkan CD instalasi Windows, terus ubah BIOS untuk startup lewat CD/DVD-ROM, setelah instalasi masuk ke bagian install Windows, pilihan opsi repair Windows. Kamu bisa menginstall ulang Windows ke folder baru atau menformat harddisk bila ternyata repair Windows gagal.

  3. Pastikan dahulu kamu tak mengubah setting BIOS sebelumnya, kalau ada kamu sebaiknya mengembalikannya seperti semula, kalau lupa sebaiknya pilih opsi 'Loading BIOS default'.

  4. Bila langkah-langkah di atas gagal semua, kemungkinan ada kerusakan pada hardware kamu. Kerusakan pada umumnya terletak pada memori dan harddisk. VGA dan mainboard mungkin juga bisa rusak, tapi kemungkinannya sangat kecil.


catatan: Kerusakan driver VGA card bisa juga menyebabkan Windows tak bisa masuk. Kamu harus startup di 'safe mode' lalu uninstall driver VGA yang rusak dahulu, dan baru install kembali driver VGA yang benar pada saat masuk ke Windows secara normal.

Apakah artikel ini membantu anda? Tolong tinggalkan saran/komentar di bawah sini.

Minggu, 08 Agustus 2010

13 Tips Mempercepat Kinerja Komputer

Tips Mempercepat Kinerja Komputer Seiring dengan banyaknya software/program yang di install di komputer, sering kita merasa kinerja komputer kita menjadi semakin lambat. Atau kadang kita tahunya komputer kita semakin lambat kinerjanya. Hal ini wajar apalagi dengan semakin lamanya penggunaan komputer dengan berbagai program didalamnya.

Sebenarnya kinerja komputer bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, baik software maupun hardware. Ada berbagai tips yang bisa dilakukan supaya kinerja komputer menjadi lebih baik. Berikut ada 13 tips yang mungkin bisa dilakukan dan mungkin sebagian sudah umum kita lakukan atau kita dengar.


1. Uninstall program yang tak dipakai

Meskipun tak dijalankan, program yang jarang atau tak pernah digunakan bisa ikut mempengaruhi kinerja komputer. Terutama program yang menyimpan seting-setingnya di registry. Mengapa ? karena setiap kali komputer dijalankan, registry windows akan di load di memory, sehingga semakin besar ukurannya, memori yang digunakan akan semakin besar pula.

2. Periksa program-program yang otomatis berjalan dengan Windows

Hal ini bisa di cek dengan program seperti autoruns. Biasanya ada beberapa program yang selalu berjalan yang sebenarnya tak begitu penting atau kurang penting.

3. Defragment hardisk

Ini bisa dilakukan melalui menu Properties > System Tools > Disk Defragment. Yang tujuannya untuk menata kembali file-file sesuai prioritasnya.









4. Mematikan service yang tak terpakai

Hal ini memerlukan sedikit pengetahuan tentang komputer. Services merupakan program/library juga yang dijalankan (di load) setiap komputer hidup. Bisa dilihat melalui Control Panel > Administrative Tools > Services. Jika komputer tak pernah digunakan online (internet), ada beberapa service yang bisa di non aktifkan. Misalnya Windows Time dan beberapa service lainnya ( bisa di cek keterangannya). Tapi hal ini juga perlu berhati-hati, jika salah bisa menyebabkan beberapa fungsi windows tak berjalan.

5. Hindari penggunakan Skin windows

Kadang penggunaan tampilan/skin tambahan windows dapat mempengaruhi kinerja cukup signifikan. Terutama penggunaan software tambahan. Sebaiknya jika ingin tampilan yang berbeda gunakan saja Windows Themes (bawaan windows).

6. Matikan beberapa efek Visual Windows

Selain itu beberapa efek windows [xp] yang tak begitu penting bisa di matikan. Bisa di dilakukan melalui klik kanan di My Computer pilih Properties. Di tab Advanced di bagian Performance klik tombol Settings. Bisa di non aktifkan Visual efek yang tak begitu penting.










7. Batasi tambahan jumlah font

Ini berpengaruh ke aplikasi yang menggunakan Pilihan font seperti Microsoft Office. Dengan banyaknya font tambahan akan mempengaruhi ke memori yang digunakan dan loading akan terasa lebih lambat.

8. Hapus icon di desktop yang tak penting

Sering program yang di install di komputer akan membuat shortcut baru (icon) di desktop. Bila kita jarang menggunakan icon-icon ini, lebih baik di hapus saja, bisa sedikit mengurangi pemakaian memori.

9. Scan komputer dari Virus, Spyware, trojan dan sejenisnya

Jika komputer terinfeksi virus, sebagian besar kinerjanya akan menurun, bahkan bisa-bisa komputer menjadi sangat lambat. Oleh karena itu sebaiknya selalu dijaga supaya komputer bebas virus. kemudian jika komputer sering terkoneksi ke Internet, maka sebaiknya sekitar sebulan sekali komputer di scan dari spyware, mallware dan sejenisnya.

10. Gunakan alternatif software yang lebih ringan

Beberapa software kandang hanya digunakan untuk beberapa hal yang sederhana. Misalnya menggunakan ACDSee hanya untuk melihat-lihat gambar atau foto saja. Jika hanya ingin melihat-lihat gambar dengan format standard, maka bisa menggunakan Fasilitas bawaan windows, karena ACDSee cukup berat terutama versi-versi terbaru.

11. Menggunakan Software TuneUp, defragment dan sejenisnya.

Jika kita kesulitan dengan optimalisasi sistem manual dan ingin cara mudah, maka kita bisa menggunakan program-program TuneUp, Defragment registry, dan sejenisnya.

12. Upgrade hardware

Jika memiliki dana tambahan dan spesifikasi komputer masih pas-pasan maka dapat di upgrade hardwarenya seperti Memory, CPU atau VGA. Yang paling berpengaruh biasanya Memory dan CPU.

13. Install Ulang

Kadang sistem yang sangat lama dan penuh dengan program yang banyak tidak/jarang terpakai, meski sudah di optimalisasi masih saja lambat. Jika seperti itu, mungkin install ulang adalah solusi yang terbaik, karena biasanya dengan system yang lebih “fresh” kinerja bisa maksimal.

Cara-cara diatas mungkin hanya sebagian tips yang bisa dilakukan dan saya yakin masih banyak tips lain termasuk optimalisasi setting hardware. Jika ada tambahan tips lainnya, silahkan. Semoga bermanfaat.

Anda punya saran/komentar, tolong tinggalkan di bawah sini.

Ada Beberapa Cara Merawat Dan Membersihkan Monitor LCD Pada Notebook


Tidak seperti monitor pada umumnya, layar notebook atau layar LCD memang membutuhkan perhatian dan perawatan yang ekstra.

Berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa Anda manfaatkan:
  • Selalu tutup notebook Anda bila tak sedang digunakan. Bila perlu gunakan penutup anti debu dari plastik atau simpan dalam tas notebook.

  • Jangan pernah menyentuh layar notebook, apalagi dengan benda tajam.

  • Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung pada layar notebook.

  • Saat notebook tertutup usahakan notebook tak mengalami tekanan. Terutama jangan letakkan benda-benda berat di atas notebook yang tertutup.

  • Jangan menutup notebook saat ada benda tertentu antara layar dan keyboard. Bahkan selembar kertas yang terjepit antara layar dan keyboard dapat menjadi penyebab kerusakan layar.

  • Jangan menutup notebook dengan cara membanting.

  • Untuk membersihkan layar notebook, gunakan sikat lembut yang memang dirancang untuk membersihkan layar LCD dari debu.

  • Jika sikat tak cukup, gunakan kain lembut atau tisu yang dibasahi dengan cairan pembersih. Ingat! Jangan gunakan cairan pembersih yang mengandung amoniak atau alkohol. Semprotkan cairan pembersih pada kain dan usap layar perlahan-lahan saat membersihkan.

  • Cairan pembersih untuk layar notebook disarankan menggunakan jenis pembersih yang sama dengan yang digunakan untuk layar kamera digital. Cairan ini biasanya bisa didapatkan di toko penjual perlengkapan kamera.
Anda punya saran/komentar, tolong tinggalkan di bawah sini.

12 Tips Merawat Notebook

Merawat Notebook Perawatan dan pemeliharaan notebook harus menjadi perhatian utama pengguna, khususnya apabila notebook atau laptop itu sering dibawa kemana-mana. Bagaimana supaya notebook Anda memiliki kinerjanya tetap optimal dan selalu tampak mengkilat? Berikut adalah tips singkat untuk merawat notebook.

1. Jangan sembarangan mengunduh software gratis dari internet.
Terutama software yang seolah-olah sebagai suatu antivirus. Gunakan software yang telah Anda dapatkan dari paket laptop yang Anda beli. Risiko virus bisa merusak ke dalam laptop Anda bila Anda sembarangan menggunakan software dari internet. Jika Anda tetap ingin menggunakan software hasil download, maka pastikan sudah Anda scan software tersebut dengan antivirus yang Anda miliki.

2. Jangan letakkan laptop di lantai.
Ketika laptop Anda di lantai, maka risiko laptop terinjak kaki orang, anak Anda, atau binatang peliharaan akan sangat besar. Anak kecil akan mengira laptop Anda mainan dan binatang peliharaan Anda bisa saja merusak bagian-bagian tertentu dari laptop. Selain itu laptop yang diletakkan di lantai akan cepat kotor oleh debu.

3. Gunakanlah stabilizer
Jika Anda sedang bekerja di laptop dengan menggunakan listrik (tanpa baterai), maka sebaiknya gunakan stabilizer yang dapat mencegah terjadinya tegangan listrik yang tak stabil ke laptop Anda.

4. Jangan letakkan benda apapun di antara keyboard dan layar laptop.
Seringkali seseorang yang menggunakan laptop, kemudian meletakkan kertas-kertas di atas keyboard laptop, kemudian menutup laptopnya. Hal ini sangat berbahaya, karena risiko layar tergores menjadi besar. Tentunya Anda tak ingin mengganti layar laptop gara-gara tergores bukan?

5. Jangan letakkan laptop Anda pada permukaan yang terlalu empuk.
Misalnya laptop Anda letakkan pada sofa yang sangat empuk, sehingga laptop menjadi terlihat agak tenggelam di dalam sofa. Ini adalah sangat berbahaya, karena dapat menghambat keluarnya panas dari dalam laptop dan menjadikan laptop Anda kepanasan.

6. Berhati-hatilah ketika membawa laptop Anda di dalam tas.
Jangan gunakan sembarang tas untuk membawa laptop Anda. Gunakan tas yang memang digunakan untuk laptop sehingga benda-benda lainnya tak akan menggores bagian-bagian tertentu pada laptop.


7. Jangan pernah minum atau makan atau meletakkan minuman yang mengandung cairan di sekitar laptop.
Ini sangatlah berbahaya, karena laptop sangat peka terhadap cairan yang mengenai laptop, misalnya saja cairan yang masuk ke dalam keyboard.

8. Jangan pernah berusaha untuk membongkar laptop Anda sendiri.
Ini merupakan tindakan yang sangat tak bijaksana. Laptop bukanlah seperti radio atau tape recorder biasa. Banyak bagian-bagian yang sangat kecil yang dari pabriknya saja sudah dirakit dengan menggunakan presisi robot. Jika Anda ceroboh, maka laptop Anda bisa rusak parah. Bawalah selalu laptop yang rusak ke dealer atau service center dari laptop Anda.

9. Merawat casing notebook
Casing merupakan bagian notebook yang berhubungan secara langsung dengan dunia luar (debu, uap air, dan suhu). Karena itu, secara teratur, bersihkan casing notebook Anda dengan menggunakan kain lembut yang dibasahi sedikit deterjen. Sebaiknya, gunakan deterjen yang tak mengandung zat alkalin. Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan lap khusus yang bisa didapat di toko-toko komputer.
Juga, supaya casing tampak selalu baru, hindari menggores casing dengan benda tajam atau menuangkan cairan seperti lem ke atasnya. Bila anda hendak bepergian, masukkanlah selalu notebook Anda pada wadah/ tas yang telah disediakan.

10. Merawat Layar
Kebanyakan notebook menggunakan layar LCD (Liquid crystal display) atau layar kristal cair. Seperti tercermin dalam namanya, LCD dibentuk oleh cairan kristal untuk menghasilkan gambar. Karena tipis atau rapuh jagalah supaya layar tak terkena benda-benda tajam khususnya yang bisa menimbulkan lubang atau goresan. Jika harus menunjuk sesuatu pada layar dengan jari atau pulpen, jagalah agar pulpen atau jari kita tak mengenai layar atau menekannya terlalu keras. Untuk membersihkan layar, gunakan kain lembut yang kering. Ingatlah untuk tak menekan layar terlalu keras saat membersihkan layar. Bersihkan layar dari satu arah, misalnya dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan.

11. Merawat baterai
a. Saat mulai mengisi baterai, jangan gunakan baterai sebelum terisi penuh. Jika Anda menggunakan baterai baru yang akan diisi pertama kali, baterai itu mungkin tak terisi sepenuhnya karena karakteristik bahan kimia di dalamnya. Untuk mendapatkan kinerja yang optimal, seluruh sel baterai tersebut harus diaktifkan. Caranya adalah dengan mengisi dan mengosongkan sepenuhnya baterai notebook Anda sebanyak tiga kali berturut-turut. Hal ini juga berlaku untuk baterai yang lama tersimpan atau tak terpakai selama beberapa bulan.
b. Jika Anda menggunakan beterai Nikel Metal Hydrida (Ni-MH), cobalah untuk mengosongkan batere Anda sepenuhnya setiap beberapa waktu (minggu/bulan) sekali. Pengosongan total ini ditandai modus hibernasi atau indikator baterai menunnjukkan tingkat 0%. Pada situasi ini, Anda bisa mencolokkan adapter notebook Anda dan mengisi baterai sampai indikator menunjukkan tingkat 100%.
c. Jika berencana menyimpan notebook Anda dalam jangka waktu lama, lepaskan baterai dari notebook dan simpan dalam tempat yang sejuk dan kering. Tempat yang bisa dipakai untuk menyimpan baterai ini misalnya ruang berpendingin udara atau ruang dengan sirkulasi udara yang cukup baik.

12. Merawat notebook secara umum
Notebook tersusun dari aneka komponen elektronik yang kinerjanya dipengaruhi oleh suhu. Suhu yang terlalu ekstrim (misalnya terlalu panas atau terlalu dingin) bisa mengganggu kinerja atau bahkan merusak notebook. Karena itu, jangan meninggalkan notebook Anda dalam mobil yang diparkir di bawah sinar matahari. Panas yang berlebihan dalam mobil bisa merusak komponen-komponen dalam notebook.
Selain itu, untuk melindungi data yang ada di dalam harddisk, jangan letakkan aneka perangkat yang mengandung atau menghasilkan medan magnet/elektromagnet kuat di sekitar notebook Anda, Perangkat-perangkat penghasil medan magnet ini misalnya speaker yang tidak berpelindung (unshielded speaker system) atau telepon selular. Sekiranya Anda ingin mengakses Internet menggunakan fasilitas infrared pada ponsel, letakkan ponsel dalam jarak sekitar 15 cm dari notebook Anda.

Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah pertimbangan untuk tak mematikan notebook saat lampu indikator harddisk masih berkedip-kedip. Jika lampu masih berkedip-kedip semacam ini, artinya harddisk Anda sedang melakukan aktivitas. Hilangnya daya secara tiba-tiba (misalnya saat notebook dimatikan) bisa mengakibatkan kerusakan data atau gangguan pada kinerja harddisk. Pastikan bahwa lampu indikator harddisk telah mati dan harddisk Anda telah berhenti beraktivitas sebelum Anda mematikan notebook. Dan jika Anda hendak memindahkan atau memasukkan notebook ke dalam tas, pastikan bahwa notebook Anda sudah dimatikan.

Jika dirawat dengan seksama, kinerja notebook bisa tetap tinggi setelah bertahun-tahun. Ingatlah bahwa jika notebook kita tetap berjalan sempuna setelah sekian lama, kita sendirilah yang akan merasakan manfaatnya.

Anda punya saran/komentar, tolong tinggalkan di bawah sini.
 
 
Copyright © 2013 BISNIS-NGEBLOGG - All Rights Reserved
Design By Junaedi Abdillah - Powered By Blogger